CLINICAL BOX RUANG ORBITA, ORBIT DAN MATA

  • Ruang Orbital dan Fraktur

    • Margin orbital kuat untuk melindungi kandungan orbital, tetapi fraktur sering terjadi di tiga sutura antara tulang yang membentuk margin orbital akibat pukulan keras.

    • Fraktur dapat mempengaruhi sinus etmoidal dan sphenoidal, serta sinus maksilaris, yang terkait dengan fraktur dinding medial dan inferior.

  • Tumor Orbital

    • Tumor ganas di sinus dekat saraf optik dapat menyebabkan kompresi yang mengakibatkan eksoptalmos.

    • Tumor dapat diakses melalui fissura orbital superior atau inferior.

  • Pemeriksaan Saraf

    • Lesi pada saraf oculomotor menyebabkan ptosis, sedangkan lesi pada saraf wajah (facial nerve) mengakibatkan kelopak mata tidak dapat menutup dengan normal.

    • Ini mengarah pada iritasi kornea dan penyerapan air mata yang berlebihan.

  • Peradangan dan Cedera

    • Kelenjar palpebral dapat mengalami peradangan, yang menyebabkan penumpukan nanah (sty) atau kista (chalazion).

    • Konjungtivitis, radang pada konjungtiva, adalah infeksi mata yang umum dan menular.

  • Retina dan Perkembangannya

    • Retina dan saraf optik berkembang dari cup optik yang terbentuk dari prosensefalon.

    • Pemisahan retina dapat terjadi akibat trauma, menyebabkan keluhan cahaya berkedip atau bintik-bintik yang melayang.

  • Refleks Cahaya Pupil

    • Refleks cahaya pupil menunjukkan respon miosis saat cahaya diarahkan ke satu mata, melibatkan saraf II dan III.

  • Penyakit dan Kerusakan Kornea

    • Kerusakan pada kornea dapat menyebabkan nyeri hebat dan ketidaknyamanan.

    • Kerusakan yang lebih serius dapat memerlukan transplantasi kornea.

  • Sindrom Horner

    • Terjadi karena gangguan pada batang simpatik leher dan ditandai dengan miosis, ptosis, dan anhidrosis.

  • Palsy/Kelumpuhan Saraf Ekstraokular

    • Palsi pada satu atau lebih otot ekstraokular dapat menyebabkan diplopia (penglihatan ganda).

    • Palsy oculomotor dapat menyebabkan pupil melebar dan drooping pada kelopak mata, sementara palsy abducent tidak dapat menggerakkan pupil ke sisi yang terkena.

  • Glaukoma

    • Penyakit ini disebabkan oleh gangguan aliran humor aquae, menyebabkan peningkatan tekanan intraokular dan dapat berujung pada kebutaan.

  • Kecelakaan dan Cedera Mata

    • Hemorrhage di ruang anterior (hyphema) sering disebabkan oleh trauma tumpul dan memerlukan perhatian medis.

  • Mata Buatan

    • Setelah enukleasi mata, soket untuk mata buatan dibentuk oleh selubung fasia bola mata, memungkinkan gerakan terkoordinasi dengan baik.

  • Kesimpulan

    • Ruang orbital melindungi bola mata dan struktur visual yang terkait, dan pentingnya perlindungan tersebut dari berbagai cedera serta penyakit.