In-Depth Notes on Plant Growth and Soil Fertility Factors
PERTUMBUHAN TANAMAN
Pertumbuhan tanaman:
Pertambahan jumlah (daun, bunga, dll) atau ukuran tanaman (tinggi, berat, luas, volume).
Pertumbuhan dinyatakan dalam dua tipe:
Organ spesifik (batang, daun, akar)
Secara keseluruhan
Perkembangan tanaman:
Proses perubahan dari satu fase pertumbuhan ke fase berikutnya (fase vegetatif ke generatif).
Ukuran pertumbuhan:
Berat kering dan basah
Panjang, lebar, tinggi
Jumlah, diameter
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN TANAMAN
Faktor genetik:
Berasal dari tanaman
Dipengaruhi oleh Gen (DNA)
Menentukan potensi produksi, adaptasi, toleransi, ketahanan terhadap lingkungan
Faktor lingkungan:
Tanah
Iklim (suhu, cahaya matahari, hujan, dll.)
Gulma
Hama dan penyakit
FAKTOR IKLIM DAN CUACA
Suhu:
Pengaruh terhadap fotosintesis, respirasi, permeabilitas dinding sel, serapan air, hara, transpirasi, dan aktivitas enzim.
Curah hujan:
Ketersediaan air tanah, titik layu, kapasitas lapangan (KL), titik layu permanen (TLP)
Perhitungan: Air tersedia (KL-TLP)
Cahaya matahari:
Kualitas cahaya, lama penyinaran, intensitas cahaya terhadap naungan
Gulma:
Tumbuhan tidak diinginkan menyebabkan kompetisi untuk hara, air, dan cahaya
Tanah:
Sifat fisik, kimia, dan biologi
PERTUMBUHAN DAN CARA PENGUKURANNYA
Hubungan pertumbuhan dan waktu:
Kurva pertumbuhan
Kurva sigmoid
Produksi terhadap faktor tumbuh:
Kurva respon (Hukum Mitscherlich)
KESUBURAN TANAH (SOIL FERTILITY)
Definisi:
Kemampuan tanah menyediakan unsur hara esensial dalam jumlah seimbang untuk pertumbuhan tanaman.
Kriteria:
Jangka panjang (potensial) dan jangka pendek (aktual)
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUBURAN TANAH
Faktor genetik
Misal: Tanah dari bahan induk kwarsa cenderung tidak subur.
Faktor pembentuk tanah
Bahan induk, iklim, topografi, vegetasi, dan waktu.
Pengelolaan
Praktik pertanian yang baik hasilkan tanah subur, sedangkan pengelolaan buruk hasilkan tanah tidak subur.
MASALAH KESUBURAN TANAH
Pengurasan hara, ketimpangan hara, siklus pengharaan terbuka, penurunan hara, dan terkumpulnya zat beracun.
SIMPTOM KEKURANGAN MINERAL
Chlorosis:
Menguning pada jaringan daun; umum pada kekurangan nitrogen, kalium, dan fosfor.
Necrosis:
Kematian jaringan pada tanaman, dapat disebabkan oleh kekurangan hara yang parah.
Firing:
Kuning pada daun terendah lalu mati, bergerak ke atas.
Interveinal chlorosis:
Menguning di antara tulang daun, tulang daun tetap hijau.
KATEGORI KONDISI HARA
Deficiency: Kekurangan hara dengan gejala tertentu.
Insuficiency: Gejala tidak terlihat.
Toxic: Menyebabkan kematian tanaman.
Excesive: Mengganggu keseimbangan hara.
PENCAPAIAN HASIL TANAMAN
Maximum Yield: Ditentukan oleh potensi genetik atau faktor pembatas.
Maximum Profit: Titik di mana biaya marginal sama dengan pengembalian marginal (MC = MR).