Tes Kecerdasan - share

Tes Kecerdasan

  • Penyelidikan dan pengukuran kecerdasan yang dikembangkan oleh Ibnu Sutoko, M. Psi., Psikolog.

Prinsip Dasar Tes

  • Prosedur terstandar: Mengambil sampel perilaku secara sistematis.

  • Karakteristik Tes:

    • Prosedur terstandar

    • Sampel perilaku

    • Kategori atau skor

    • Norma/standar

    • Sebagai prediktor perilaku non-tes.

Definisi Kecerdasan

  • Konsep kecerdasan dan anggapan tentangnya.

  • Andrew Crider: Menyamakan inteligensi dengna listrik, mudah diukur tetapi sulit didefinisikan.

Definisi Inteligensi Menurut Para Ahli

  • Galton dan Simon:

    • Kemampuan mengarahkan pikiran/perilaku.

    • Kemampuan mengubah arah tindakan.

    • Kemampuan mengkritik diri sendiri.

    • Perbedaan antara individu dengan inteligensi tinggi dan rendah berdasarkan energi, kemampuan untuk bekerja, dan kepekaan terhadap stimulus.

  • Terman: Kemampuan memberikan respon yang baik dari kebenaran; kemampuan berpikir abstrak.

  • Goddard: Tingkat kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan mengantisipasi.

  • Wechsler: Kemampuan bertindak secara tujuan, rasional, dan efektif dalam lingkungan.

Pendekatan Kecerdasan

  • Teori Psikometrik: Menyatakan kecerdasan sebagai hasil dari pembelajaran dan perkembangan.

  • Neurobiologi: Kecerdasan berkaitan dengan pola anatomi pada usia tertentu.

Sejarah Tes Kecerdasan

  • Sejarah perkembangan tes kecerdasan dari zaman kuno hingga modern:

    • Dinasti China: Tuntutan Menteri untuk pengajaran yang lebih baik.

    • Joseph Gall Cattell: Fokus pada pengukuran mental test.

    • Binet: Mengembangkan tes dengan konsep modern.

Pengukuran Tes Kecerdasan

  • Pembukuan:

    • Tes-Tes Awal: Kategorisasi awal berbagai tes kecerdasan.

    • Pengembangan: Pembaruan dan revisi alat pengukur kecerdasan.

Faktor yang Memengaruhi Tes Kecerdasan

  • Prosedur Standar:

    • Kebisingan, toleransi waktu, kejelasan instruksi.

  • Pengaruh Tester dan Testee:

    • Jenis kelamin, pengalaman, pakaian, kecemasan, motivasi dan suasana hati.

Standar dalam Pengujian Kecerdasan

  • Reliabilitas: Akurasi pengukuran.

  • Keadilan dalam Pengujian: Persyaratan item yang digunakan dalam tes.

Tugas Presentasi Teori Kecerdasan

  • Teori Faktor:

    1. Two Factor Theory – Spearman.

    2. Multifactor Theory – Thurstone.

    3. Structure of Intelligence – Guilford.

    4. Hierarchical Theory of Intelligence – Vernon.

    5. Three Stratum Theory – Cattell, Horn, Carroll.

  • Pendekatan Information Processing: 6. Information Processing – Campione, Brown, Borkowski. 7. PASS Model – Das, Naglieri, Kirby. 8. Triarchic Theory of Successful Intelligence – Sternberg. 9. Multiple Intelligence – Gardner. 10. Perkembangan Manusia – Piaget. 11. Bio-ecological Theory – Ceci.

Teori Spearman

  • Dua Komponen Inteligensi:

    • Eduksi Relasi: Menemukan hubungan antara dua hal.

    • Eduksi Korelasi: Menerapkan hubungan dasar pada proses edukasi sebelumnya.

Teori Thurstone

  • Menjelaskan beberapa faktor intelegensi: verbal, numerik, spasial, word fluency, memori, reasoning, perception speed.

Teori Guilford

  • Tiga dimensi kemampuan intelektual: konvergen, divergen, evaluasi.

  • Menjelaskan atribut dari masing-masing produk dan proses.

Teori Multiple Intelligence - Howard Gardner

  • Mengusulkan tujuh klasifikasi inteligensi: linguistik, mat-logis, spasial, musik, kelincahan tubuh, interpersonal, intrapersonal.

Perkembangan Kognitif - Piaget

  • Tahapan inteligensi:

    1. Praktis (0-2 tahun).

    2. Pra-operasional (2-7 tahun).

    3. Operasional Konkret (7-11 tahun).

    4. Operasional Formal (di atas 12 tahun).