Part 1
A. Sejarah Lahirnya Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda
a. Kebangkitan Nasional
1. Politik Etis
Latar Belakang Kebangkitan Nasional: Kebangkitan nasional dipicu oleh eksploitasi kolonial Belanda, terutama melalui kebijakan tanam paksa (cultuurstelsel) yang menindas rakyat Indonesia.
2. Kebijakan Tanam Paksa (Cultuurstelsel): Belanda memaksa petani menanam komoditas tertentu untuk dijual dengan harga murah, mengorbankan tanah dan tenaga rakyat, serta menyebabkan kelaparan dan penderitaan.
3. Kebijakan Pintu Terbuka: Pada akhir abad ke-19, Belanda menerapkan kebijakan pintu terbuka melalui UU Agraria dan UU Gula (1870) untuk menarik investasi asing, yang menyebabkan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam dan tenaga kerja pribumi.
4. Politik Etis (Etische Politiek)
● Dikenal juga sebagai politik balas budi yang menyatakan bahwa Belanda punya tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia.
● Dipengaruhi oleh tokoh humanis Theodore van Deventer. Gagasan ini diperkuat dalam pidato Ratu Wilhelmina pada 17 September 1901. Menjadi dasar perubahan kebijakan kolonial di bidang sosial dan pendidikan.
● Isi Politik Etis – Trias van Deventer
❖ Irigasi, yaitu Pembangunan dan perbaikan sistem pengairan dan bendungan untuk mendukung pertanian.
❖ Migrasi, yaitu pemerataan penduduk melalui program transmigrasi untuk
mengurangi kepadatan di pulau-pulau padat.
❖ Edukasi, yaitu perluasan kesempatan pendidikan dan pengajaran bagi rakyat pribumi.
5. Lahirnya Budi Utomo
● Kebijakan Politik Etis Belanda membuka jalan bagi munculnya kaum terpelajar pribumi yang mulai berjuang melawan kolonialisme melalui organisasi modern. Budi Utomo menjadi organisasi pergerakan modern pertama di Indonesia.
● Arti nama Budi Utomo: Perkumpulan yang bertujuan mulia dan berdasarkan keluhuran budi.
● Pendiri Budi Utomo. Didirikan oleh para mahasiswa STOVIA
● Peran Pendidikan. Pendiri Budi Utomo percaya bahwa pendidikan adalah kunci perubahan. Pendidikan meningkatkan pengetahuan, kehendak untuk maju, harga diri, dan kehormatan masyarakat.
● Tujuan utama: Memajukan pengajaran dan kebudayaan.
● Munculnya Budi Utomo menumbuhkan kesadaran nasionalisme dan persatuan bangsa.
● Budi Utomo dianggap sebagai pelopor organisasi kebangsaan Indonesia. Tanggal lahir Budi Utomo (20 Mei 1908) ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Makna Kebangkitan Nasional menjadi masa bangkitnya rasa persatuan, kesatuan, dan nasionalisme rakyat Indonesia.