23.3 METABOLISM EFFECTS OF INSULIN AND GLUCAGON | HYPOGLYCEMIA
Glucagon dan Mekanismenya
Pengikatan Glucagon pada Sel Hepatosit
Glucagon mengikat pada GPCR berafinitas tinggi di membran sel hepatosit.
GPCR untuk glucagon berbeda dari yang untuk epinefrin.
Hasil pengikatan adalah aktivasi adenylyl cyclase, yang meningkatkan tingkat cAMP (cyclic AMP).
cAMP aktifkan protein kinase A, meningkatkan fosforilasi enzim atau protein lain.
Pengaruh Glucagon terhadap Metabolisme
Meningkatkan aktivitas enzim yang terlibat dalam metabolisme karbohidrat dan lipid.
Induksi ekspresi phosphoenolpyruvate carboxykinase.
Hipoglikemia
Definisi Hipoglikemia
Dikenal dengan tiga karakteristik:
Gejala sistem saraf pusat (CNS) seperti kebingungan, perilaku aneh, atau koma.
Tingkat glukosa darah simultan ≤50 mg/dl.
Gejala mereda dalam beberapa menit setelah pemberian glukosa.
Dianggap sebagai keadaan darurat medis karena kebutuhan absolut otak akan glukosa.
Mekanisme Perlindungan terhadap Hipoglikemia
Tubuh memiliki banyak mekanisme untuk mencegah atau memperbaiki hipoglikemia, termasuk sekresi glucagon dan katekolamin meningkat, dengan sekresi insulin berkurang.
Gejala Hipoglikemia
Dua Kategori Gejala
Gejala Adrenergik:
Gejala seperti kecemasan, palpitasi, tremor, dan berkeringat karena pelepasan katekolamin (utamanya epinefrin).
Gejala Neuroglycopenic:
Mencakup sakit kepala, kebingungan, bicara tidak jelas, kejang, koma, dan kematian akibat penurunan glukosa di otak saat kadar glukosa turun perlahan.
Sistem Glukoregulasi
Sistem Regulator Glukosa
Sistem 1: Sel alfa pankreas yang melepaskan glucagon.
Sistem 2: Respon dari reseptor di hipotalamus terhadap konsentrasi glukosa darah rendah.
Hormone counterregulatory: glucagon, katekolamin, kortisol, dan hormon pertumbuhan.
Jenis Hipoglikemia
Hipoglikemia yang Diinduksi Insulin:
Umum pada pasien diabetes yang menerima pengobatan insulin, ditangani dengan konsumsi karbohidrat.
Hipoglikemia Postprandial:
Disebabkan pelepasan insulin berlebihan setelah makan,
Mengharuskan pasien untuk makan makan kecil lebih sering.
Hipoglikemia Puasa:
Jarang, bisa sangat serius, dapat disebabkan kerusakan hati atau insufisiensi adrenal.
Hipoglikemia Terkait Alkohol:
Metabolisme alkohol menghasilkan NADH, yang mengganggu glukoneogenesis dan dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa.
Efek Jangka Panjang
Kortisol dan hormon pertumbuhan memiliki peran dalam pengelolaan metabolisme glukosa jangka panjang.
Hipoglikemia dapat menghasilkan perilaku yang menyerupai keracunan alkohol, meningkatkan risiko bagi individu yang menggunakan insulin.