Bab 1: Kedatangan Kuasa Barat
Kestabilan dan Kemakmuran
Kestabilan
- Malaysia mewarisi sistem pemerintahan beraja dan pentadbiran mantap.
- Sistem pemerintahan dan struktur sosial:
- Sultan mengetuai pentadbiran negeri.
- Pembesar dilantik oleh sultan untuk menjaga keamanan dan kedaulatan.
- Penghulu menyampaikan arahan kepada orang kampung.
- Hierarki pemerintahan di Negeri Sembilan: Yamtuan Besar, Undang, Lembaga, Buapak, Anak Buah dan Ibu Soko.
- Perundangan:
- Undang-undang bertulis: Hukum Kanun Melaka, Hukum Kanun Pahang, Undang-undang 99 Perak.
- Undang-undang tidak bertulis: Adat.
- Hubungan luar: Pemerintah tempatan menjalinkan hubungan diplomatik dan perdagangan.
Kemakmuran
- Kekayaan hasil bumi dan sumber alam.
- Pelabuhan perdagangan yang strategik.
- Hasil bumi dan alam:
- Kaya dengan bahan galian seperti bijih timah, emas dan perak.
- Pusat pengeluaran sumber hasil hutan.
- Memanfaatkan hasil alam: Masyarakat tempatan menghasilkan kraf tangan yang indah.
Sistem Ekonomi
- Sistem ekonomi yang teratur.
- Setiap negeri mempunyai kemudahan pelabuhan, mata wang, sistem percukaian, dan sistem timbangan dan ukuran.
- Perdagangan dan Pelabuhan: Pelabuhan Johor, Kedah, Klang dan Melaka menjadi pusat mengumpul barangan.
- Timbang, Sukat dan Ukur:
- Menggunakan sukatan seperti kepul, leng, kal, cupak dan gantang.
- 1 leng=2 kepul
- 1 kal=2 leng
- 1 cupak=4 kal
- 1 gantang=4 cupak
- Sistem timbangan dari pedagang China: kati, tahil dan pikul.
- 16 tahil=1 kati
- 100 kati=1 pikul
- Timbangan emas dan perak dari pedagang India: saga, mayam dan bungkal.
- 12 saga=1 mayam
- 16 mayam=1 bungkal
- 12 bungkal=1 kati
- Sukatan baru seperti auns, paun, tan dan gelen.
- Mata Wang:
- Mata wang diperbuat daripada timah dan emas.
- Sistem Percukaian: Cukai dikenakan ke atas hasil perlombongan, pertanian, hasil hutan dan perdagangan.
Kegiatan Keintelektualan
- Pendidikan penting untuk melahirkan individu berakhlak mulia.
- Pendidikan tidak formal: Asuhan dalam keluarga.
- Pendidikan formal: Bercorak Islam dan menekankan ilmu keagamaan.
- Tempat pendidikan formal: Istana, masjid, surau, pondok, madrasah.
- Bahasa Melayu berkembang pesat dan menjadi bahasa ilmu.
- Karya kesusasteraan: Tuhfat al-Nafis, Gurindam Dua Belas, Misa Melayu, Hikayat Datuk Merpati Jepang.
Faktor Kedatangan Kuasa Barat
- Syarikat Hindia Timur Inggeris (SHTI) ditubuhkan pada 1600.
- Syarikat Hindia Timur Belanda ditubuhkan pada 1602.
- Syarikat Hindia Timur Perancis ditubuhkan pada 1664.
- Kestabilan dan kemakmuran negara menarik minat kuasa Barat.
- Abad ke-16: Zaman kegemilangan Portugis dan Sepanyol.
- Abad ke-17: Kebangkitan kuasa-kuasa Barat.
- Alam Melayu menjadi sasaran utama untuk mencari rempah ratus.
Kedatangan Kuasa Barat Pada Abad Ke-16
- Barangan mewah seperti rempah ratus, minyak wangi, emas, perak dan hasil hutan.
- Pusat pengumpulan barang.
- Pelabuhan persinggahan untuk memudahkan kapal berlabuh.
- Agama Kristian: Matlamat penjajahan adalah untuk kekayaan, keagamaan dan kemasyhuran.
Kedatangan Kuasa Barat Pada Abad Ke-17 dan 18
- Revolusi Perindustrian di Britain pada abad ke-17 dan di negara Eropah lain pada abad ke-18.
Kedatangan Kuasa Barat Pada Abad Ke-19 dan 20
- Perkembangan industri kereta meningkatkan permintaan untuk hasil getah.
- Kesuburan tanah dan kekayaan hasil bumi.
- Industri mengetin memerlukan bijih timah.
- Pembukaan Terusan Suez mempercepatkan urusan perdagangan.
- Ciptaan kapal wap memudahkan penghantaran barang.
- Persaingan kuasa Barat untuk menakluki kawasan.
- Ciptaan telegraf mempercepatkan komunikasi.
- Slogan "Beban Orang Putih" digunakan untuk merasionalkan penjajahan.
- Persaingan kuasa Barat untuk mendapatkan tanah jajahan.
Kronologi
- British menjadikan Kesultanan Brunei sebagai negeri naungan.
- Perancis meluaskan kuasa di Indochina.
- Rusia berhasrat membuka petempatan di Ujung Salang.
- Jerman berusaha mendapatkan Pulau Langkawi.
- Amerika ingin bertapak di Terengganu.
- Keluarga Brooke menguasai wilayah Sarawak.
- Syarikat Borneo Utara British membeli wilayah Sabah.
- Belanda berusaha mendapatkan seluruh Kepulauan Hindia Timur.
- Portugis berusaha mendapatkan Timor Leste.
- Sepanyol menakluki Kesultanan Sulu.
Perbezaan Strategi Kuasa Barat
- Kuasa Barat menggunakan strategi berdiplomasi dan agresif.
Strategi Belanda
- Serangan fizikal.
- Pakatan.
- Perjanjian.
Strategi British
- Manipulasi.
- Ugutan/desakan.
- Tipu helah.
- Perjanjian.
- Pakatan.
- Pajakan.
- Serangan fizikal.