BIOLOGI (based on kisi2)

TP1

  1. jenis pembelahan sel saat terjadi penutupan luka: Pembelahan sel yang terjadi saat penutupan luka adalah pembelahan mitosis. Pembelahan mitosis adalah proses pembelahan sel yang terjadi secara teratur melalui tahap-tahap, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Hasil dari pembelahan mitosis adalah dua sel anakan yang sifatnya persis dengan sel induknya. Pembelahan mitosis sangat penting untuk penyembuhan luka, terutama pada sel epitel endotel. Epitelisasi adalah proses di mana sel-sel epitel bermigrasi dan bereplikasi melalui mitosis untuk melintasi luka. Epitelisasi merupakan metode utama penyembuhan luka pada luka yang hanya melibatkan epidermis dan dermis superfisial. 

  2. Perkembangan embrio: zigot - morula - blastula - gastrula - organogenesis.

    Urutan perkembangan embrio dimulai dengan zigot, yaitu hasil pembuahan antara sel sperma dan sel telur. Setelah itu, zigot membelah menjadi morula, yang merupakan kumpulan sel yang padat. Selanjutnya, morula berkembang menjadi blastula, di mana sel-sel mulai membentuk rongga di dalamnya. Proses berikutnya adalah gastrula, di mana dasar-dasar organ dan lapisan jaringan mulai terbentuk. Terakhir, organogenesis merupakan fase di mana organ-organ utama mulai berkembang dan terbentuk dari lapisan-lapisan jaringan yang dihasilkan sebelumnya.

  3. Penanganan pada tanaman yang terkena gangguan

  4. reproduksi vegetatif tumbuhan, sifat sel

    • meristematik: pembelahan

    • totipotensi: kemampuan membentuk individu baru jk terpisah dari tanaman induk

    • kebaruan: mengadaptasi utk mmbentuk struktura baru

    • adaptasi

  5. metamorfosis katak, tntukan gejala

  6. metamorfosis ulat jati

  7. metamorfosis nymuk

  8. gangguan tumbuh kembangg obesitas yg dialami anak

  9. stunting

  10. bentuk pertumbuhan dan perkembangan dari bungan dan bakal biji

    TP2

  11. Peran: Sistem saraf otonom (ANS) adalah bagian dari sistem saraf pusat yang mengatur aktivitas tubuh yang terjadi tanpa disadari. Peran utama sistem saraf otonom adalah: 

    • Mengendalikan proses tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan 

    • Mengatur respons tubuh saat terjadi ancaman atau stres (flight or fight) 

    • Mengatur organ dalam tubuh agar dapat bekerja secara optimal dan rileks (rest and digest) 

    • Membantu proses pencernaan makanan 

    • Menghasilkan cairan tubuh, seperti keringat 

    • Mengatur buang air kecil 

    • Mengatur respon seksual 

  12. akibat dari kerusakan koklea, di antaranya:

    • Otak tidak dapat memproses sinyal suara 

    • Kehilangan fungsi pendengaran secara permanen 

    • Ketidakpekaan terhadap suara lemah 

    • Persepsi nada dan ruang pendengaran yang buruk 

    • Kesulitan memahami pembicaraan, terutama jika ada kebisingan latar belakang 

    Kerusakan koklea dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti: Paparan suara yang terlalu keras, Faktor usia, Faktor keturunan (genetik), Zat ototoksik, Hipoksia. 

  13. Retina mengandung lebih dari 100 juta sel yang sangat peka cahaya. Namun jika tidak ada cahaya sama sekali, sel peka cahaya tidak dapat melakukan tugasnya sehingga membuat kita tidak bisa melihat apa pun dalam kegelapan.

    Selain itu, jika dibandingkan mata kucing, bagian pupil mata manusia lebih kecil. Semakin besar ukuran pupil pada mata, semakin banyak cahaya yang bisa masuk.

    Ketika kondisi gelap, pupil akan melebar agar lebih banyak cahaya bisa masuk ke dalam mata. Akan tetapi sekeras apa pun usaha tersebut, mata kita tetap tidak dapat menangkap benda dalam keadaan gelap.

  14. Bagian2 reproduksi pria (di buku tulis)

  15. Alat reproduksi wanita , tentukan bagian dan fungsi

  16. tgl masa subur (ovulasi)

  17. air ketuban (literasi)

  18. proses homeostatis yang terjadi pada hormon insulin dan glukagon:

    Insulin

    Dilepaskan ketika kadar glukosa darah tinggi. Insulin memungkinkan glukosa masuk ke dalam sel, terutama sel hati dan otot, untuk disimpan sebagai glikogen. Dengan demikian, kadar glukosa darah akan turun.

    Glukagon

    Dilepaskan ketika kadar glukosa darah rendah. Glukagon memecah glikogen menjadi glukosa di hati, kemudian melepaskan glukosa tersebut kembali ke dalam aliran darah. Dengan demikian, kadar glukosa darah akan naik. 

  19. Hormon homeostatis yang bekerja

  20. peran air dalam homeostatis, apa respon tubuh saat tubuh mengalami peningkatan suhu:

    Berkeringat: Tubuh akan meningkatkan aliran darah ke kulit untuk membawa panas dari dalam tubuh ke permukaan. Keringat yang dihasilkan akan menguap dan mendinginkan tubuh. 

    Pembuluh darah terbuka: Pembuluh darah akan terbuka sehingga tekanan darah menjadi lebih rendah. Jantung akan bekerja lebih keras untuk mendorong darah ke seluruh tubuh. 

    Menggigil: Menggigil merupakan respons alami tubuh untuk melawan infeksi. 

    Otot berkontraksi: Otot tubuh akan berkontraksi dengan cepat untuk menghasilkan panas tubuh.