Wawasan Kebangsaan & Nilai-Nilai Bela Negara (Agenda I Latsar CPNS)

Agenda & Position in Curriculum

  • Agenda structure of Latsar CPNS:

    • Agenda I – Sikap & Perilaku Bela Negara
      • 1) Wawasan Kebangsaan & Nilai-Nilai Bela Negara (current module)
      • 2) Analisis Isu Kontemporer
      • 3) Kesiapsiagaan Bela Negara

    • Agenda II – Core Values Ber-AKHLAK
      • 1) Berorientasi Pelayanan • 2) Akuntabel • 3) Kompeten • 4) Harmonis • 5) Loyal • 6) Adaptif • 7) Kolaboratif

    • Agenda III – 1) SMART ASN • 2) Manajemen ASN

    • Agenda IV – Habituasi & Direktori

  • Learner-check prompts appear before & after the module to ensure self-assessment and readiness.

  • Agenda structure of Latsar CPNS:

    • Agenda I – Sikap & Perilaku Bela Negara
      • 1) Wawasan Kebangsaan & Nilai-Nilai Bela Negara (current module)
      • 2) Analisis Isu Kontemporer
      • 3) Kesiapsiagaan Bela Negara

    • Agenda II – Core Values Ber-AKHLAK
      • 1) Berorientasi Pelayanan • 2) Akuntabel • 3) Kompeten • 4) Harmonis • 5) Loyal • 6) Adaptif • 7) Kolaboratif

    • Agenda III – 1) SMART ASN • 2) Manajemen ASN

    • Agenda IV – Habituasi & Direktori

  • Learner-check prompts appear before & after the module to ensure self-assessment and readiness.

Wawasan Kebangsaan (National Insight)

  • Definisi umum: konsepsi cara pandang yang berlandaskan kesadaran diri sebagai warga negara terhadap diri & lingkungannya dalam kehidupan berbangsa & bernegara.

  • Menurut Prof. Muladi (Gubernur Lemhannas): cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri & lingkungannya dengan mengutamakan kesatuan-persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

  • Signifikansi:
    • Menjadi fondasi mental-spiritual bagi seluruh kebijakan publik & perilaku aparatur.
    • Menjamin terciptanya kesatuan tindakan antara pusat & daerah serta semua golongan masyarakat.

Beberapa Titik Penting Sejarah Bangsa Indonesia

  1. 20  Mei  190820\;\text{Mei}\;1908 – Puluhan pemuda di Aula STOVIA mendirikan Boedi Oetomo, menandai kebangkitan nasional.

  2. 25  Okt  190825\;\text{Okt}\;1908 – Di Leiden, Sutan Kasayangan & R.N. Noto Suroto memprakarsai Perhimpunan Indonesia (PI), organisasi pertama yang memakai istilah “Indonesia” & pelopor diplomasi kemerdekaan di dunia internasional.

  3. 30  Apr  192630\;\text{Apr}\;1926 – “Kerapatan Besar Pemuda” (Kongres Pemuda I) di Jakarta; dihadiri Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Studerenden Minahasaers, Jong Bataks Bond & Pemuda Kaum Theosofi.

  4. 2728  Okt  192827\text{–}28\;\text{Okt}\;1928 – Kongres Pemuda II; lahir “Sumpah Pemuda” yang menegaskan satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa: Indonesia.

  5. (Angka “5” tercantum namun uraian spesifik tidak diberikan di transkrip.)

  6. 1  Mar  19451\;\text{Mar}\;1945 – Letjen Kumakici Harada (pemerintah pendudukan Jepang) mengumumkan pembentukan BPUPKI; 7  Agu  19457\;\text{Agu}\;1945 dibentuk PPKI sebagai kelanjutan persiapan kemerdekaan.

Empat Konsensus Dasar Negara

  • Pancasila

  • UUD 19451945

  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

  • Bhinneka Tunggal Ika
    “Setiap bangsa harus memiliki konsepsi & konsensus bersama tentang hal-hal fundamental demi keberlangsungan, keutuhan, dan kejayaan bangsa.”—Yudi Latif, Ph.D.

Simbol-Simbol Negara & Dasar Hukum (UU 24  Tahun  200924\;\text{Tahun}\;2009)

  • Bendera: “Sang Merah Putih” (Pasal 1(1)1\,(1)).

  • Bahasa: Bahasa Indonesia sumbernya dari Sumpah Pemuda 28  Okt  192828\;\text{Okt}\;1928, diakui sebagai bahasa resmi (Pasal 25(1)25\,(1)).

  • Lambang: Garuda Pancasila menoleh ke kanan, perisai jantung berantai, pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” (Pasal 4646).

  • Lagu Kebangsaan: “Indonesia Raya” gubahan Wage Rudolf Supratman (Pasal 58(1)58\,(1)).

Manajemen Pemerintahan Negara

  • Cita-cita/tujuan nasional: Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

  • Tugas nasional:
    • Melindungi segenap bangsa & tumpah darah Indonesia.
    • Memajukan kesejahteraan umum.
    • Mencerdaskan kehidupan bangsa.
    • Ikut melaksanakan ketertiban dunia.

  • Fungsi pokok negara di cabang kekuasaan:
    • Konstitutif (MPR)
    • Eksekutif/Legislatif (Presiden)
    • Legislatif (DPR, DPD)
    • Auditif (BPK)
    • Yudikatif (MA, MK)
    – Semuanya berorientasi kepada pelayanan, pengayoman, & pemberdayaan masyarakat.

Struktur Kelembagaan Negara (Ringkas)

  • Tingkat Pusat: DPR, DPD, MPR, Presiden/Wakil, Kementerian, BPK, MA, MK, KY, Bank Sentral, KPU, Dewan Pertimbangan, TNI, POLRI, dll.

  • Tingkat Daerah:
    • Provinsi – Pemda Provinsi, Gubernur (KPD), DPRD Provinsi.
    • Kab/Kota – Pemda Kab/Kota, Bupati/Wali Kota, DPRD Kab/Kota.

  • Lingkungan Peradilan: Umum, Militer, Agama, TUN (Tata Usaha Negara), Lingkungan Khusus.

SANKRI (Sistem Administrasi Negara Kesatuan RI)

  • Definisi: Wadah perjuangan bersama segenap komponen bangsa dalam mewujudkan cita-cita & tujuan NKRI.

  • Elemen:
    • Organisasi • Kebijakan • Proses • Pelayanan • Manajemen • Wilayah NKRI • Cita-cita & Tujuan NKRI

  • Tugas aparatur/pimpinan: Mengatasi masalah masyarakat dan bertanggung jawab atas pencapaian cita-cita bangsa.

  • Seruan etis: “Apa yang telah kita kontribusikan dalam perjuangan mewujudkan cita-cita & tujuan NKRI?”

Definisi Hukum Bela Negara

  • Menurut UU 23  Tahun  201923\;\text{Tahun}\;2019 Pasal 1(11)1\,(11):
    “Tekad, sikap, perilaku, serta tindakan warga negara, baik perseorangan maupun kolektif, dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa & negara, yang dijiwai kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila & UUD 19451945, untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa dari berbagai ancaman.”

Hari Bela Negara
  • Ditetapkan melalui Keppres 28  Tahun  200628\;\text{Tahun}\;2006.

  • Diperingati setiap 19  Desember19\;\text{Desember}, mengenang terbentuknya Pemerintah Darurat RI 19  Des19\;\text{Des} 19481948 saat vacuum of power.

Nilai Dasar Bela Negara & Indikator

  1. Cinta Tanah Air
    • Menjaga tanah, pekarangan, & seluruh wilayah Indonesia.
    • Bangga sebagai bangsa Indonesia (jiwa & raga).
    • Patriotisme; menjaga nama baik bangsa.
    • Kontribusi pada kemajuan bangsa; bangga memakai produk dalam negeri.

  2. Kesadaran Berbangsa & Bernegara
    • Aktif di organisasi masyarakat/profesi/politik.
    • Menjalankan hak & kewajiban sesuai hukum.
    • Berpartisipasi di pemilu.
    • Berpikir & berbuat terbaik bagi bangsa; menjaga kedaulatan.

  3. Setia pada Pancasila (sebagai ideologi)
    • Paham & mengamalkan nilai Pancasila dalam keseharian.
    • Menjadikan Pancasila pemersatu; terus mengembangkannya.
    • Yakin Pancasila sebagai dasar negara.

  4. Rela Berkorban
    • Siap korbankan waktu, tenaga, pikiran demi bangsa.
    • Siap membela dari segala ancaman.
    • Aktif dalam pembangunan; gemar membantu sesama; yakin pengorbanannya bermakna.

  5. Kemampuan Awal Bela Negara
    • Cerdas emosional, spiritual, intelektual.
    • Memelihara jiwa-raga; bersyukur & berdoa.
    • Gemar olahraga; menjaga kesehatan.

Implementasi Nilai Bela Negara untuk ASN
  • Substansi nilai dasar Bela Negara (5 butir) diintegrasikan ke:
    • Kepatuhan ideologi Pancasila & UUD 19451945.
    • Profesionalitas, netralitas, akuntabilitas, etika luhur.
    • Pelayanan publik yang cepat, tepat, akurat, santun.
    • Kepemimpinan berkualitas, kerja tim, budaya hasil.
    • Penguatan pemerintahan demokratis & sistem karier.

Nilai Dasar ASN (Ber-AKHLAK versi undang-undang)
  • Melaksanakan kebijakan publik.

  • Pelayan publik.

  • Perekat & pemersatu bangsa.

Aksi Pembelajaran Lanjutan

  • Peserta diminta:
    • Membaca modul hingga tuntas.
    • Mengerjakan latihan soal.
    • Melanjutkan ke sesi Micro-Learning via platform e-learning LAN.

  • Sumber bantuan: Halo Diklat (sipka.lan.go.id); media sosial @humas_lan; portal belajar kolabjar-asnpintar.lan.go.id.

Penutup & Pesan Moral

  • “Jadilah putra-putri terbaik bangsa sesuai posisi & peran masing-masing dalam SANKRI.”

  • Kompetensi wawasan kebangsaan & Bela Negara bukan sekadar materi ujian, tetapi kompas etis-patriotik bagi seluruh ASN.