Lisensi Perangkat Lunak, Hacker & Cracker
Definisi License Key
License Key adalah kombinasi angka dan huruf yang diperlukan untuk menggunakan sebuah aplikasi setelah instalasi.
Dikenal juga sebagai Activation code, product key, atau register code.
Fungsi: Sebagai kunci izin untuk menggunakan perangkat lunak.
Tujuan: Mencegah pembajakan atau penggunaan aplikasi tanpa izin.
Hanya pengguna yang telah membeli aplikasi yang dapat menggunakan license key.
Kode aktivasi biasanya terdiri dari kombinasi angka dan huruf acak antara 10-36 karakter, tergantung kompleksitas dan jumlah pengguna.
End User License Agreement (EULA)
EULA adalah perjanjian tertulis antara pengembang aplikasi dan pengguna.
Pengguna harus menyetujui EULA untuk menaati aturan yang ditetapkan.
Biasanya berbentuk digital dan harus ditandai dengan "ACCEPT" atau "Setuju".
EULA menegaskan batasan tanggung jawab dan membebaskan pemberi lisensi jika ada masalah pada perangkat lunak.
EULA digunakan untuk menghindari batasan perundangan, memperluas kontrol atas karya, dan melarang hal-hal seperti penyalahgunaan akses kamera untuk konten terlarang.
Contoh pelanggaran yang dilarang: penyalahgunaan akses atas permisi kamera untuk konten-konten terlarang, SARA, pornografi, pemanfaatan network untuk aktifitas hacker dan cracker.
Jenis-jenis License Software
Commercial Software:
Perangkat lunak yang diperjualbelikan.
Pengguna didukung oleh layanan dari pengembang.
Pengembang memiliki proses bisnis dengan perangkat lunak sebagai produk.
Contoh: Microsoft, Apple, Google.
Freeware:
Tidak dibutuhkan biaya.
Tujuan: digunakan oleh publik secara massal.
Contoh: Google Chrome, Avast antivirus, Dev C++.
Open Source Software (OSS):
Disediakan source code (kode program).
Pengguna diberikan keleluasaan untuk mempelajari, merubah, memperbaiki software.
Biasanya gratis, tetapi bisa pula berbayar.
Memiliki akses kontrol yang lebih baik.
Contoh: HTTP, Open Office, MySQL.
Shareware:
Memberikan layanan coba gratis, atau kombinasi layanan terbatas dengan layanan dan fitur yang lebih baik untuk pengguna berbayar.
Jenis-jenis shareware:
Adware: menampilkan iklan (sumber pendapatan).
Crippleware: gratis digunakan, tetapi ada watermark jika ingin disimpan (harus bayar untuk menghilangkan watermark).
Trialware: memberikan kurun waktu tertentu, setelahnya wajib membayar.
Donationware: mengharapkan donasi atau bantuan keuangan.
Nagware (Begware): selalu mengingatkan untuk membeli (ada keterbatasan jika tidak membeli).
Freemium: memberikan layanan berbeda kepada pengguna berbayar dan tidak berbayar.
Hacker & Cracker
Cracker dan hacker adalah tindakan yang dilarang karena melanggar izin atau hak pemilik aplikasi.
Cracker: Merusak perangkat lunak dengan tujuan merugikan (merugikan perusahaan karena pengguna dapat menggunakan layanan tanpa membayar).
Hacker: Membobol sistem atau aplikasi dengan tujuan mengambil atau merubah informasi.
Perbedaan Hacker dan Cracker
Fitur | Hacker | Cracker |
|---|---|---|
Kemampuan | Menganalisa kelebihan dan kelemahan sistem | Membuat program destruktif |
Etika | Memiliki etika dan kreativitas, suka membagikan ilmu | Sering melakukan cybercrime (Carding/pencurian kartu kredit) |
Sifat program | Merancang program bagi siapa saja | Mampu membuat program untuk diri sendiri |
Aktifitas | Melakukan segala aktifitas berkelompok atau sendiri | - |
Kode Etik Hacker
Akses ke sistem komputer harus mengajarkan tentang dunia dan bersifat tidak terbatas.
Segala informasi harus bebas diakses.
Jangan percaya otoritas, promosikan desentralisasi.
Hacker dinilai dari kemampuan hackingnya, bukan standar organisasi.
Hacker memperhatikan nilai-nilai estetika dan seni budaya.
Permasalahan yang diciptakan oleh Hacker berguna untuk meningkatkan wawasan dan keamanan dunia Teknologi Informasi negaranya.
Cracker Bertopeng Hacker
Mengakses sistem komputer bukan untuk mengajarkan, melainkan meretas data demi kepentingan pribadi.
Informasi bebas diakses hanya untuk yang menopang kepentingan.
Memanipulasi orang untuk percaya otoritas.
Menunjukkan kebolehan hacking untuk tujuan baik di awal, namun perlahan memperlihatkan tujuan jahatnya secara tersembunyi.
Permasalahan yang diciptakan untuk keuntungan pribadi yang merugikan orang lain.
Tingkatan Hacker
White Hat Hacker: Kemampuan hacking digunakan untuk perlindungan data pribadi.
Red Hat Hacker: Kemampuan digunakan secara profesional di tempat kerja.
Grey Hat Hacker: Aktivitas hacking sebagai kesenangan (terkadang berubah menjadi Cracker).
Black Hat Hacker: Aktivitas hacking sebagai kesenangan (terkadang berubah menjadi Cracker).
Tokoh Hacker Dunia
Jonathan James:
Meretas sistem sekolah dan Departemen Pertahanan AS.
Mencuri software NASA, menyebabkan NASA mematikan server selama tiga minggu (kerugian mencapai ).
Diduga terlibat dalam peretasan sistem komputer TJX.
Mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Michael Calce (MafiaBoy):
Meretas situs besar seperti Yahoo!, FIFA, Amazon, Dell, eBay, dan CNN.
Kerugian sistem senilai dengan .
Kevin Mitnick:
Kriminal komputer yang paling dicari di Amerika.
Legenda hidup hacker sekaligus cracker.
Menyadap blackberry Obama.
Menerobos pentagon melalui ARPANET dan mencuri software Santa Cruz Operation.
Sempat ditahan dan dilarang bersinggungan dengan internet.
Sekarang bekerja sebagai CEO Defensive Thinking (Mitnick Security).
Jim Geovedi:
Hacker Indonesia yang mampu meretas satelit.
Melumpuhkan dan mengubah arah satelit.
Dikenal sebagai pakar keamanan teknologi informasi dan sering diwawancarai tentang sistem keamanan satelit, keamanan perbankan dan penegakan hukum.
George Hotz (Geohotz):
Ahli jailbreak terkenal.
Meretas Sony Playstation 3, melakukan jailbreak pada produk Apple, dan melakukan root pada produk milik Samsung.
Dikenal berkat aksinya meng-hack Sony.