TM 4 pengukuran tidak langsung

  • mengukur VO2 max dengan metode tes lapangan (berlari)

  • pada individu bugar, detak jantung/nadi lebih sedikit jumlahnya → sistem kardiorespiratori bekerja lebih efisien

  • pada individu sehat dan tidak mengalami aritmia, detak jantung/nadi dapat meningkat sebanyak 2-3x denyut nadi awal pada aktivitas maksimal

metode pengukuran tidak langsung

  • cooper test (jalan cepat/lari 2,4 km)

    • mengetahui daya tahan kerja jantung dan pernafasan

    • atlet berlari menempuh jarak yg ditentukan dan berapa waktu yg dibutuhkan

    • VO2 max = (jarak - 504,9) / 44,73

  • metode bruce (lari menanjak)

  • metode balke (lari 15 menit)

    • mengetahui daya tahan kerja jantung dan pernafasan

    • menunjukkan persentase penggunaan O2 dalam kerja maksimal

    • VO2 max = (jarak/15 - 133) x 0,172 + 33,3

  • metode james, godfrey, dan mcmaster (bersepeda dengan pembebanan, sepeda ergometer)

  • step test/harvard step test/queens college step test/YMCA 3 minutes step test (naik turun bangku setinggi 20 inci, 16,25 inci, dan 12 inci)

    • pengukuran paling tepat dan sesuai utk digunakan pada jumlah sampel yang besar

    • yang paling singkat dan perhitungan sederhana: YMCA 3 minute step test

  • tes aerobic lari (800 dan 1600 m)

    • usia 6-7 tahun: 800 m

    • usia >7 tahun: 1600 m

  • bleep test (lari 20 m bolak balik)

    • mengetahui kemampuan maksimal kerja jantung dan paru-paru

    • dimulai lari pelan yang semakin lama semakin cepat, hingga atlet tidak mampu mengikuti irama waktu lari

    • memiliki validitas yang tinggi utk mengukur VO2 max

  • tes kesegaran jasmani utk anak sd 10-12 tahun (TKJI, lari 40 m, gantung siku tekuk, loncat tegak, lari 600 m)

    • rangkaian tes kebugaran yang dikembangkan oleh pusat kebugaran jasmani dan rekreasi

    • dikategorikan berdasarkan umur dan jenis kelamin

kelebihan dan kekurangan tes lapangan

  • kelebihan:

    • telah terbukti dapat mengukur nilai VO2 max dengan subjek yang berjumlah besar

    • lebih efisien digunakan karena tidak memerlukan alat-alat di lab

  • kekurangan:

    • bersifat subjektif karena bergantung pada motivasi peserta untuk melakukan tes ini

    • dapat menimbulkan potensi risiko kesehatan