Titrasi Kompleksometri

Catatan Materi Titrasi Kompleksometri

Chapter 1: Multi Dental Dengan Logam Itu Lebih Stabil Daripada Ikatan

  • Definisi Literasi Kompleksometri

    • Titasi antara ion logam bermuatan positif dengan ion atau senyawa lain.

    • Melibatkan teori Lewis: logam sebagai asam (menerima PEB) dan anion/netral sebagai basa (memberi PEB).

  • Peran Ion Logam dan Ligan

    • Ion logam berfungsi sebagai atom pusat yang dikelilingi oleh ligan.

    • Ligan adalah anion atau senyawa netral yang memberikan PEB.

  • Jenis Ligan

    • Monodentat: Ligan yang berikatan dengan satu ion logam (contoh: iodin, H2O).

    • Multidentat: Ligan yang dapat berikatan dengan lebih dari satu ion logam.

      • Bidentat: Dua sisi ikatan (contoh: etilen diamin).

      • Tridentat: Tiga sisi ikatan.

      • Tetradentat: Empat sisi ikatan.

  • Keyleed Effect

    • Ikatan kompleks antara ligan multidentat lebih stabil dibandingkan dengan ligan monodentat.

    • Contoh: Etilen diamin (bidentat) lebih stabil dibandingkan metilamin (monodentat).

  • EDTA (Etilen Diamin Tetraasetat)

    • Memiliki enam sisi ligan (hexadentat) dan digunakan sebagai celator untuk menghitung kadar logam.

Chapter 2: Disaring Jadi Ada Yang Masih Lolos Larutan Ada Yang Jadi Endapan

  • Reaksi Umum dalam Titrasi EDTA

    • Menghasilkan kompleks antara logam dan ligan (MYN4).

    • Penggunaan PM (log konsentrasi logam) mirip dengan PH dalam titrasi asam-basa.

  • Titik Ekuivalen dalam Titrasi EDTA

    • Titik ekuivalen menunjukkan konsentrasi logam sama dengan konsentrasi EDTA.

    • Area sebelum titik ekuivalen: logam berlebih.

    • Area setelah titik ekuivalen: kelebihan EDTA.

  • Metode Penentuan Titik Akhir Titrasi

    • Indikator Ion Logam: Menambahkan reagen indikator untuk menunjukkan perubahan warna.

    • Elektroda: Menggunakan elektroda selektif untuk logam.

    • pH Elektroda: Mengukur pH untuk menentukan titik akhir.

  • Metode Titrasi EDTA

    • Direct Titration: Titrasi langsung dengan EDTA.

    • Back Titration: Menggunakan EDTA berlebih dan titrasi sisa dengan logam lain.

    • Displacement Titration: Menggantikan logam yang berikatan dengan EDTA.

    • Indirect Titration: Menghitung anion negatif dengan membentuk endapan.

  • Contoh Indirect Titration

    • Menggunakan Barium Hydroksida untuk menghasilkan endapan Barium Sulfat (BaSO4) dari ion negatif, kemudian disaring untuk analisis lebih lanjut.

Penutup

  • Jika ada yang kurang jelas, silakan ditanyakan.

  • Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabar