sejarah (copy)
1. Perang Koalisi
Pengertian
Perang Koalisi adalah perang antara Perancis melawan negara-negara kerajaan di Eropa yang menentang Revolusi Perancis.
Sebab terjadinya Perang Koalisi
Raja-raja di Eropa takut pengaruh Revolusi Perancis menyebar ke negara mereka.
Mereka khawatir rakyat di negaranya akan menuntut kebebasan dan persamaan hak seperti di Perancis.
Raja Austria marah karena anak dan menantunya (keluarga kerajaan Perancis) dibunuh oleh rakyat Perancis secara tidak hormat.
Pemimpin Perancis
Rakyat Perancis dipimpin oleh Napoleon Bonaparte, seorang jenderal yang sangat terkenal dan ahli strategi perang.
Jumlah Perang
Perang Koalisi terjadi 7 kali.
Hasil Perang
Hampir semua peperangan dimenangkan oleh Perancis.
Banyak wilayah Eropa berhasil dikuasai Perancis.
Negara yang tidak berhasil dikalahkan
Inggris
Sebab Inggris tidak bisa dikalahkan
Letak Inggris terpisah dari daratan Eropa karena berbentuk kepulauan.
Angkatan Laut Inggris sangat kuat, bahkan menjadi yang terkuat di dunia.
Inggris memiliki semboyan terkenal:
“Britain rules the waves”
yang berarti Inggris adalah penguasa lautan.
2. Ambisi Napoleon Mengalahkan Inggris
Napoleon sangat berambisi untuk mengalahkan Inggris, yang menjadi musuh utama Perancis.
Karena sulit menyerang langsung Inggris, Napoleon mencari cara lain.
Cara pertama
Napoleon mencoba menguasai tanah jajahan Inggris yang menjadi penopang industrinya.
Tanah jajahan yang ingin dikuasai:
Mesir
India
Tujuan Jika Mesir dan India berhasil dikuasai, maka:
Jalur perdagangan Inggris akan terganggu
Ekonomi dan industri Inggris akan melemah.
Hasilnya
Napoleon berhasil menguasai Mesir.
Tetapi gagal menyerang India, karena Inggris menyerang Perancis di daratan Eropa sehingga Napoleon harus kembali.
3. Perang Tiga Kaisar
Perang ini terjadi di kota Austerlitz.
Disebut Perang Tiga Kaisar karena melibatkan tiga pemimpin besar:
Kaisar Perancis → Napoleon Bonaparte
Kaisar Rusia
Kaisar Austria
Hasil perang
Dimenangkan oleh Napoleon.
Akibat kemenangan
Napoleon diangkat oleh pasukan Perancis menjadi Kaisar Perancis.
4. Pengaruh Penyerangan Napoleon ke Mesir
Penyerangan Napoleon ke Mesir membawa pengaruh besar bagi dunia.
1. Dibukanya Terusan Suez
Terusan Suez dibangun oleh Ferdinand de Lesseps dan dibuka pada tahun 1869.
Fungsi Terusan Suez
Menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Merah
Memisahkan Benua Asia dan Afrika
Keuntungan Terusan Suez
Jarak antara Eropa dan Asia menjadi lebih dekat
Waktu perjalanan menjadi lebih cepat
Jalur perdagangan menjadi lebih aman
2. Terbukanya Sejarah Mesir Kuno
Sejarah Mesir Kuno berhasil dipahami kembali oleh seorang ahli purbakala Perancis bernama Champollion.
Hal ini terjadi setelah ditemukan Batu Rosetta yang membantu menerjemahkan tulisan Mesir kuno (hieroglif).
5. Blokade Ekonomi Inggris
Setelah gagal menyerang Inggris secara langsung, Napoleon menggunakan cara lain yaitu blokade ekonomi.
Tujuan Menghancurkan Inggris melalui ekonomi dan perdagangan tanpa perang.
Isi blokade
Negara-negara Eropa dilarang menjual gandum ke Inggris.
Negara-negara Eropa dilarang membeli tekstil dari Inggris.
Napoleon berharap Inggris akan:
Kekurangan bahan makanan
Kehilangan pasar perdagangan
Mengalami kehancuran ekonomi.
Namun usaha ini gagal.
6. Pengkhianatan Rusia
Rusia melanggar blokade ekonomi yang dibuat Napoleon.
Rusia tetap:
Menjual gandum ke Inggris.
Membeli kain wol dari Inggriang nerah sangat dingin sehingga membutuhkan kain wol dari Inggris.
Rusia adalah negara agraris penghasil gandum, sehingga gandum harus segera dijual karena mudah busuk.
Karena merasa dikhianati, Napoleon memutuskan menyerang Rusia.
7. Kekalahan Napoleon di Rusia
Rusia tidak melawan secara langsung tetapi menggunakan taktik:
Taktik “Mundur dan Bumi Hangus”
Cara taktik ini
Pasukan Rusia terus mundur sehingga Napoleon masuk semakin jauh ke wilayah Rusia.
Pasukan Rusia memancing Napoleon sampai ke kota Moskow.
Saat musim dingin datang, kota Moskow dibakar oleh Rusia sendiri.
Akibatnya:
Pasukan Napoleon tidak mendapat makanan
Tidak mendapat tempat tinggal
Tidak mendapat pakaian hangat
Saat Napoleon mundur kembali ke Perancis:
Pasukan Rusia menyerang
Pasukan Napoleon mengalami banyak korban
Hasilnya Napoleon kalah dan akhirnya:
Ditangkap
Dibuang ke Pulau Elba di Laut Tengah.
8. Kembalinya Napoleon
Napoleon berhasil melarikan diri dari Pulau Elba dan kembali ke Paris.
Hal yang terjadi:
Napoleon berhasil menguasai Paris tanpa perlawanan.
Pasukan yang dikirim untuk menangkapnya dipimpin oleh Jenderal Ney.
Namun Jenderal Ney justru:
Berbalik mendukung Napoleon.
Akibatnya terjadi Perang Koalisi ke-7.
9. Kekalahan Terakhir Napoleon
Napoleon hanya berkuasa kembali selama 100 hari.
Kemudian ia dikalahkan dalam Pertempuran Waterloo pada tahun 1815.
Setelah itu Napoleon:
Dibuang ke Pulau Saint Helena di Samudera Atlantik Selatan.
Napoleon hidup di sana selama 6 tahun.
Ia meninggal pada:
5 Mei 1821
Usia 51 tahun
Penyebab kematian: kanker lambung
Pada tahun 1840, makam Napoleon dipindahkan ke Paris.
10. Akhir Revolusi Perancis
Revolusi Perancis berakhir dengan Konvensi London tahun 1814.
Isi Konvensi London:
Wilayah kerajaan di Eropa dikembalikan seperti sebelum Revolusi Perancis.
11. Dampak bagi Indonesia
Berdasarkan Konvensi London:
Belanda meminta Inggris untuk mengembalikan Indonesia kepada Belanda.
Awalnya Inggris hanya mengembalikan sebagian wilayah.
Wilayah yang belum dikembalikan:
Bangka
Belitung
Bengkulu
Namun akhirnya pada tahun 1816 seluruh wilayah Indonesia kembali dikuasai Belanda.
12. Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Belanda A. Sebelum Abad ke-19 1. Perlawanan Sultan Agung (Mataram)
Sebab:
VOC menghalangi kapal dagang Mataram yang hendak berdagang ke Malaka.
2. Perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa (Banten)
Sebab:
VOC ingin menguasai semua pelabuhan di Laut Jawa.
3. Perlawanan Sultan Hasanuddin (Makassar)
Sebab:
VOC ingin menguasai pelabuhan Somba Opu milik Kerajaan Gowa-Tallo.
B. Sesudah Abad ke-19 1. Perlawanan Pangeran Diponegoro
Sebab umum:
Belanda memungut pajak yang sangat tinggi
Belanda menerapkan kerja rodi
Sebab khusus:
Peristiwa Tegalrejo, yaitu Belanda memasang patok jalan yang melewati makam leluhur Diponegoro.
2. Perlawanan Tuanku Imam Bonjol
Sebab:
Terjadi konflik antara kaum adat dan kaum ulama (kaum Padri).
Belanda ikut campur dalam konflik tersebut.
3. Perlawanan Pangeran Antasari (Banjar)
Sebab:
Belanda memungut pajak tinggi.
Belanda mencampuri urusan kerajaan.
4. Perlawanan Patih Jelantik (Bali)
Sebab:
Belanda menentang Hukum Tawan Karang.
Hukum Tawan Karang
Kerajaan Bali berhak menyita kapal yang terdampar di pantai Bali.
5. Perlawanan Sisingamangaraja XII
Sebab: Belanda ingin menerapkan Pax Neerlandica di Sumatera.
Pax Neerlandica
Semua wilayah Sumatera harus berada di bawah kekuasaan Belanda.
Belanda menyerang Tapanuli dengan alasan:
Melindungi para zending (misionaris Kristen) yang dipimpin Pendeta Nomensen.
6. Perlawanan Pattimura (Thomas Matulessy)
Sebab:
Belanda memonopoli perdagangan cengkeh
Belanda menerapkan kerja rodi
Pemuda Maluku dipaksa menjadi tentara Belanda di Jawa
7. Perlawanan Sultan Badaruddin (Palembang)
Sebab:
Belanda ingin menguasai Palembang
Belanda ingin menguasai Bangka dan Belitung
Karena wilayah tersebut:
Memiliki letak strategis
Kaya sumber daya alam
M