Analysis Modeling
BINUS HIGHER EDUCATION ANALYSIS MODELING
Subject Matter Expert: Muhammad Amien Ibrhaim, S.Kom., M.Sc.
SUB TOPICS
Requirement Determination
Requirement Analysis Strategies
Requirement Gathering Techniques
Creating Requirement Definition
System Proposal
Applying the concepts
ACKNOWLEDGEMENT
Adapted from: Alan Dennis, Barbara Haley Wixom, David Tegarden (2015). Systems Analysis and Design: An Object-Oriented Approach with UML, 5th ed. ISBN: 978-1-118-80467-4, Chapter 3.
LEARNING OUTCOMES
Goal: Mampu menganalisis kebutuhan sistem (LO3).
REQUIREMENT DETERMINATION
Tujuan: Mengubah penjelasan tingkat tinggi tentang kebutuhan bisnis dalam permintaan sistem menjadi daftar kebutuhan yang lebih tepat yang dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut.
Penting untuk menciptakan model fungsional, struktural, dan perilaku sebagai dasar desain sistem.
DEFINING REQUIREMENT
Definisi: Kebutuhan adalah pernyataan tentang apa yang harus dilakukan sistem atau karakteristik yang harus dimiliki.
Ditulis dari perspektif orang bisnis, fokus pada "apa" dari sistem (disebut kebutuhan bisnis atau kebutuhan pengguna).
KLASIFIKASI KEBUTUHAN
Kebutuhan Fungsional: Berkaitan langsung dengan proses yang harus dilakukan oleh sistem atau informasi yang harus dimiliki.
Contoh: Kemampuan untuk mencari inventaris yang tersedia atau melaporkan biaya aktual dan anggaran.
Kebutuhan Nonfungsional: Merujuk pada sifat perilaku yang harus dimiliki sistem, seperti kinerja dan kegunaan.
REQUIREMENT DEFINITION REPORT
Definisi: Laporan definisi kebutuhan adalah laporan teks sederhana yang mencantumkan kebutuhan fungsional dan nonfungsional dalam format daftar.
Contoh: Sistem janji temu di kantor dokter.
CONTOH LAPORAN DEFINISI KEBUTUHAN
Kebutuhan Fungsional
Mengelola Janji Temu
1.1. Pasien membuat janji baru.
1.2. Pasien mengubah janji.
1.3. Pasien membatalkan janji.
Menghasilkan Jadwal
2.1. Manajer Kantor memeriksa jadwal harian.
2.2. Manajer Kantor mencetak jadwal harian.
Mencatat Ketersediaan Dokter
3.1. Dokter memperbarui jadwal.
REQUIREMENT ANALYSIS STRATEGIES
Kritis Berpikir: Memahami kekuatan dan kelemahan serta merumuskan ide ke dalam bentuk yang lebih baik.
Diperlukan untuk memahami masalah dan mengembangkan proses bisnis baru.
STRATEGI ANALISIS KEBUTUHAN
Analisis Masalah: Mengidentifikasi masalah dengan sistem saat ini berdasarkan masukan dari pengguna dan manajer.
Analisis Akar Penyebab: Mengidentifikasi dan memprioritaskan masalah dalam sistem yang ada.
Analisis Durasi: Mengkaji waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap proses dalam sistem yang ada.
Biaya Berbasis Aktivitas: Memeriksa biaya dari setiap langkah proses bisnis untuk fokus pada peningkatan.
Benchmarking Informal: Mempelajari cara organisasi lain melakukan proses bisnis.
Analisis Hasil: Memahami hasil yang memberikan nilai kepada pelanggan.
Analisis Teknologi: Mengidentifikasi teknologi penting yang dapat diterapkan dalam proses bisnis.
Eliminasi Aktivitas: Mengidentifikasi aktivitas yang dapat dihilangkan dalam proses bisnis.
REQUIREMENT GATHERING TECHNIQUES
Teknik Wawancara
Pemilihan peserta, pertanyaan wawancara, persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut setelah wawancara.
Teknik Kuesioner
Memilih peserta, merancang kuesioner, pelaksanaan, dan tindak lanjut setelah kuesioner.
Teknik Observasi
Mengamati proses yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang sistem yang ada.
SYSTEM PROPOSAL
Definisi: Proposal sistem mengumpulkan semua materi yang dibuat selama perencanaan dan analisis ke dalam dokumen komprehensif.
Konten proposal biasanya mencakup ringkasan eksekutif, permintaan sistem, rencana kerja, analisis kelayakan, definisi kebutuhan, dan model yang menggambarkan sistem baru.
SAMPLE CONTENTS SYSTEM PROPOSAL
Tabel Konten
Ringkasan Eksekutif
Permintaan Sistem
Rencana Kerja
Analisis Kelayakan
Definisi Kebutuhan
Model Fungsional
Model Struktural
Model Perilaku
Lampiran
REFERENCES
Alan Dennis, Barbara Haley Wixom, David Tegarden (2015). Systems Analysis and Design: An Object-Oriented Approach with UML, 5th ed. ISBN: 978-1-118-80467-4.