Dasar-Dasar Pemasaran

Percakapan

Terdapat interaksi, sebagai contoh, antara dua individu mengenai transaksi moneter. Transaksi yang disebutkan di sini melibatkan jumlah uang sebesar Rp100,000,00, di mana seseorang merespons dengan ungkapan kesenangan dan menyambut pembayaran tersebut.


Peralatan dan Perlengkapan Promosi

Promosi merupakan elemen penting dalam pemasaran. Setelah memproduksi berbagai barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen, perusahaan dapat memperkenalkan produk-produk tersebut kepada konsumen melalui kegiatan promosi. Promosi berperan dalam menyampaikan informasi terkait manfaat dan kelebihan suatu produk atau jasa, sehingga dapat memengaruhi keputusan pembelian oleh konsumen.

1. Pengertian Promosi

Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengonsumsinya. Adapun pengertian promosi menurut para ahli antara lain:

a. Menurut Buchari Alma

Promosi adalah suatu aktivitas pemasaran dalam rangka menyebarkan informasi, memengaruhi, dan mengingatkan pasar sasaran terhadap perusahaan dan produknya agar bersedia menerima dan membeli produk yang ditawarkan.

b. Menurut Sistaningrum

Promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam memengaruhi konsumen aktual ataupun konsumen potensial agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, baik pada saat ini maupun pada masa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau setelah promosi produk tersebut dilakukan. Sementara itu, konsumen potensial adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan pada masa yang akan datang.

c. Menurut Kotler

Promosi adalah bagian dan proses strategi pemasaran sebagai cara untuk berkomunikasi dengan pasar dengan menggunakan komposisi bauran promosi.

2. Tujuan dan Manfaat Promosi

a. Tujuan Promosi

Tujuan utama dari promosi adalah menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen sasaran tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Berikut adalah penjelasan dari tujuan utama promosi:

  • Menginformasikan konsumen sasaran:   - Keberadaan suatu produk baru.   - Cara pemakaian yang baru dari suatu produk.   - Perubahan harga.   - Cara kerja suatu produk.   - Jasa-jasa yang disediakan oleh perusahaan.   - Kesan-kesan yang keliru selama ini terhadap produk.   - Ketakutan/kekhawatiran konsumen terhadap produk.   - Citra perusahaan.   - Perubahan kemasan.

  • Membujuk konsumen sasaran:   - Membentuk pilihan merek.   - Mengalihkan pilihan ke merek tertentu.   - Mengubah persepsi konsumen terhadap atribut produk.   - Mendorong konsumen untuk belanja saat itu juga.   - Mendorong konsumen untuk menerima kunjungan wiraniaga.

  • Mengingatkan konsumen sasaran:   - Mengingatkan konsumen bahwa produk yang bersangkutan dibutuhkan dalam waktu dekat.   - Mengingatkan konsumen mengenai tempat-tempat yang menjual produk perusahaan.   - Membuat konsumen tetap ingat pada produk perusahaan walaupun tidak ada kampanye iklan.   - Menjaga agar ingatan pertama konsumen jatuh pada produk perusahaan.

b. Manfaat Promosi

Promosi memiliki beberapa manfaat, di antaranya sebagai berikut:

  1. **Menjaga loyalitas konsumen (customer loyalty) ** Promosi produk yang dilakukan perusahaan dapat meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk perusahaan. Dengan demikian, para konsumen tidak beralih ke produk pesaing.

  2. Bentuk personal selling Menurut Saladin dan Yevis Merti Oesman terdapat tiga bentuk dari personal selling, yaitu:    - Retail selling: tenaga penjual melakukan penjualan dengan cara melayani konsumen yang datang ke toko atau perusahaan.    - Field selling: tenaga penjual melakukan penjualan di luar perusahaan, misalnya dengan mendatangi konsumen ke rumah-rumah, perusahaan, kantor-kantor, dan lain-lain.    - Executive selling: pimpinan perusahaan turut berperan sebagai tenaga penjual yang melakukan penjualan.

3. Tugas Personal Selling

Petugas personal selling biasanya melakukan beberapa kegiatan:

  1. Mengumpulkan informasi Saat melakukan personal selling, petugas akan secara bersamaan melakukan riset pasar untuk memperoleh informasi mengenai kondisi pasar serta kebutuhan dan keinginan calon konsumen.

  2. Berkomunikasi Petugas harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan para konsumen dan calon konsumen untuk meningkatkan penjualan serta mendapatkan informasi berupa saran dan kritik dari konsumen.

Fungsi Iklan

Menurut Terence A. Shimp (2000), periklanan memiliki fungsi komunikasi yang sangat penting bagi perusahaan:

  1. Menginformasikan (informing) Iklan memberikan informasi keberadaan produk yang ditawarkan dan menambah pengetahuan konsumen tentang manfaat produk.

  2. Membujuk atau memengaruhi (persuading) Iklan tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membujuk, memengaruhi, dan mengarahkan konsumen untuk melakukan pembelian.

  3. Mengingatkan (reminding) Iklan dapat menjaga suatu produk tetap segar dalam ingatan konsumen dan meningkatkan minat konsumen terhadap produk yang sudah ada.

  4. Memberikan nilai tambah (adding value) Dengan memengaruhi persepsi konsumen, iklan dapat memberikan nilai tambah pada produk, membuatnya dipandang lebih elegan dan unggul daripada produk lain.

Alat-Alat Promosi

Menurut Kotler dan Armstrong, ada empat alat promosi yang dapat digunakan oleh perusahaan:

  1. Periklanan (advertising): Iklan yang berisi ajakan untuk tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

  2. Promosi penjualan (sales promotion): Kegiatan untuk menjajakan produk agar menarik perhatian konsumen.

  3. Hubungan masyarakat (public relation): Usaha komunikasi untuk memengaruhi persepsi kelompok terhadap perusahaan.

  4. Penjualan perorangan (personal selling): Menjual produk melalui kontak langsung dengan calon konsumen.

Media Promosi
a. Iklan Media Cetak
  • Iklan baris: bentuk iklan yang menggunakan kata-kata singkat dan tidak menggunakan gambar.

  • Iklan kolom: biasanya memuat gambar atau ilustrasi yang lebih menarik.

b. Brosur

Brosur sebagai alat promosi yang dicetak di atas kertas dan mengandung informasi seputar produk.

c. Flyer

Promosi dengan ukuran kecil yang hanya mencetak informasi pada satu sisi.

d. Spanduk dan Baliho

Iklan berbentuk kain rentang berisi slogan, dan propaganda yang sering dipasang di tepi jalan.

Dengan semua alat dan strategi di atas, perusahaan dapat melakukan promosi lebih efektif dan menciptakan komunikasi yang kuat dengan konsumen serta meraih kesuksesan dalam pemasaran produk.