Definisi Hipertensi
Hipertensi adalah kondisi medis dengan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau diastolik ≥ 90 mmHg.
Penyebab Hipertensi
- Hipertensi esensial/pemeriksaan primer: tanpa penyebab jelas (95% kasus).
- Hipertensi sekunder: disebabkan oleh kondisi lain (5% kasus) seperti gagal ginjal, penyakit renovaskuler, dan lainnya.
Klasifikasi Tekanan Darah
- Normal: < 120 / < 80 mmHg
- Pra-hipertensi: 120-139 / 80-89 mmHg
- Hipertensi Tahap 1: 140-159 / 90-99 mmHg
- Hipertensi Tahap 2: ≥ 160 / ≥ 100 mmHg
- Krisis Hipertensi: >180 / ≥120 mmHg.
Pathofisiologi Hipertensi
Dikendalikan oleh 4 sistem:
- Jantung (cardiac output - CO)
- Tonus pembuluh darah (peripheral resistance - PR)
- Ginjal (volume intravaskular)
- Hormon.
Diagnosis Hipertensi
Diagnosis menggunakan pengukuran berulang cek tekanan darah serta anamnesa dan pemeriksaan fisik.
Faktor Risiko
Penyakit kardiovaskuler: hipertensi, merokok, dislipidemia, diabetes, usia, obesitas, kurang olahraga.
Penatalaksanaan Hipertensi
- Non-Farmakologis: Penurunan berat badan, olahraga, pengurangan garam.
- Farmakologis:
- Diuretika: HCT, Indapamid.
- Beta-bloker: Bisoprolol.
- Kalsium antagonis: Amlodipin.
- ACE inhibitors: Captopril, Lisinopril.
- Obat lain: ARBs, alpha blockers, vasodilator.